Kamis, 03 Maret 2011

Puluhan Hektare Tanaman Warga Musnah

Gajah Mengamuk di Manggamat
Mon, Jan 24th 2011, 08:52

TAPAKTUAN - Amukan kawanan gajah di pedalaman Kecamatan Kluet Tengah, Aceh Selatan, belum berakhir. Hingga Minggu (23/1) kemarin satwa yang dilindungi itu masih berkeliaran di Dusun Sarah Baro, Desa Alur Kejruen. Akibat amukan gajah itu telah memporak-porandakan puluhan hektare tanaman milik masyarakat.

Camat Kluet Tengah, M Hasbi kepada Serambi, Minggu (23/1) melaporkan, setelah mengganas di Desa Koto yang mengakibatkan salah seorang warga setempat, Syamsuddin (30) meninggal setelah diamuk gajah awal Dersember 2010, kini kawanan gajah liar mulai berkeliaran dan memporak-porandakan tanaman pertanian milik warga Dusun Sarah Baro, Desa Alur Kejruen.

Selain merusak tanaman padi, cokelat dan pinang, binatang bertubuh bongsor itu juga sudah menghancurkan sejumlah gubuk milik warga. Bahkan binatang itu juga dilaporkan mulai mengejar-ngejar warga.

Dikatakan, konflik satwa terutama gajah dengan warga yang telah berlangsung lama itu hingga kini belum mendapat perhatian dari pemerintah atau instansi terkait untuk menggiring kawanan gajah-gajah itu kembali ke habitatnya.

Menurut dia, warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani itu telah melakukan upaya pengusiran secara tradisional seperti membuat bola api, mercon dan bunyi-bunyian namun belum menunjukan hasil yang diharapkan. Bahkan, katanya, sejak warga membunyikan mercon dan meriam bambu, binatang dilindungi itu semakin mengganas dan terus merusak tanaman perkebunan dan pertanian di sekitar rumah penduduk, seta mengejar-ngejar warga. Camat M Hasbi juga mengaku sudah berulangkali melaporakan amuk gajah itu ke BKSDA dan Pemerintah Provinsi, namun hingga kini belum ada tindak lanjutnya.(az)

Sumber : Serambinews.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar